Di tengah pesatnya gempuran teknologi digital, kedekatan fisik antara orang tua dan anak sering kali terabaikan, padahal stimulasi sensorik melalui sentuhan adalah kunci utama pembentukan karakter dan kecerdasan anak sejak dini. Program TULUS HATI hadir sebagai pengingat sekaligus panduan praktis bagi para ibu di Jawa Timur bahwa kasih sayang yang diwujudkan melalui usapan lembut bukan hanya sekadar rutinitas harian, melainkan investasi biologis yang akan menentukan kualitas kesehatan mental dan fisik anak di masa depan.
Tahukah Anda bahwa sentuhan fisik yang tepat pada bayi dapat mempercepat perkembangan saraf otak hingga 30%? Fakta medis inilah yang melandasi RS Kemenkes Surabaya bersama Cussons Baby dan PDMI meluncurkan program TULUS HATI (Tuang, Usap, Elus, dan Hangatkan Buah Hati) wilayah Jawa Timur pada Kamis, 29 Januari 2026. Acara yang berlangsung di Gedung RS Kemenkes Surabaya, Jl. Indrapura, ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci penggerak kesejahteraan keluarga. Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak, S.E., Ketua TP PKK Jawa Timur, menekankan bahwa edukasi ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang tangguh.
Dalam acara ini, hadir pula Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI. (Kadinkes Jatim) dan Bapak Amrin Umar (Regional Sales Manager PZ Cussons) untuk memastikan dukungan logistik serta kebijakan. Peserta tidak hanya datang dari Surabaya. Perwakilan kader PKK dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, hingga Kota Malang hadir untuk membawa ilmu ini kembali ke komunitas mereka masing-masing.
Edukasi teknis dipandu oleh panel narasumber ahli yang terdiri dari:
1. dr. Rr Grace Cielia, MKK (Tim Edukator PDMI)
2. Dr. dr. Dhelya Widasmara, Sp.KK (K) FINSDV (Promkes RSUD Dr. Saiful Anwar)
3. dr. Aldila Pratiwi, Sp.A, M.Ked.Klin. (Dokter Spesialis Anak) RS Kemenkes Surabaya
4. dr. Wirawan Indra P., Sp. KFR (Spesialis Rehabilitasi Medik) RS Kemenkes Surabaya
5. Nazida Husnia, S.Tr.Fis. (Fisioterapis) & Faiqo Diyana, S.Tr. Keb. (Bidan)
Berdasarkan data kesehatan terkini, program ini bukan sekadar seremoni, melainkan respons terhadap kebutuhan krusial tumbuh kembang anak di Jawa Timur:
-
Optimalisasi Masa Golden Age: Stimulasi melalui metode Touch Therapy (pijat bayi) terbukti klinis menurunkan hormon kortisol (stres) pada bayi dan meningkatkan hormon oksitosin (kebahagiaan).
-
Aksi Nyata Penurunan Stunting: Melalui gerakan "Tuang, Usap, Elus, Hangatkan", orang tua diajak memantau perkembangan fisik anak secara mandiri setiap hari, yang menjadi deteksi dini pencegahan stunting.
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Program ini menyatukan kekuatan pemerintah (Dinkes Jatim & RS Kemenkes), organisasi profesi (PDMI), dan sektor swasta (PZ Cussons) untuk menjangkau kader hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, dr. Martha Siahaan, S.H., MARS., MH.Kes, Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, menekankan bahwa peran fasilitas kesehatan saat ini tidak hanya mengobati yang sakit, tetapi harus menjadi pusat edukasi preventif bagi keluarga. "Kami ingin setiap ibu di Jawa Timur paham bahwa setiap usapan dan kehangatan yang diberikan bukan sekadar rutinitas, tapi fondasi kesehatan masa depan anak," ujar dr. Martha Siahaan. Beliau menambahkan bahwa Program TULUS HATI adalah manifestasi dari komitmen rumah sakit dalam mengawal masa depan bangsa. "Melalui gerakan 'Tuang, Usap, Elus, dan Hangatkan' ini, kita sedang membangun benteng pertahanan pertama bagi kesehatan fisik dan psikologis anak. Sentuhan adalah bahasa cinta universal yang paling efektif untuk menstimulasi hormon pertumbuhan serta memperkuat sistem imun bayi secara alami."
Acara Kick Off ini ditutup dengan sesi simulasi praktik langsung yang dipandu oleh para narasumber ahli, di mana para kader PKK diajak untuk memahami teknik sentuhan yang aman dan menenangkan bagi bayi. Antusiasme tinggi terlihat dari perwakilan Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, hingga Kota Malang yang berkomitmen untuk segera mensosialisasikan materi ini di wilayah masing-masing.
Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga medis, dan mitra industri, Program TULUS HATI diharapkan menjadi gerakan masif yang konsisten di seluruh Jawa Timur. Langkah kecil dari satu usapan lembut setiap hari diharapkan mampu menciptakan perubahan besar bagi masa depan anak-anak Indonesia—sebuah generasi yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tumbuh tangguh dengan kehangatan kasih sayang yang tulus.