Mengenal Hernia pada Anak: Benjolan pada Lipatan Paha Anak, Normal atau Tidak?

Mengenal Hernia pada Anak: Benjolan pada Lipatan Paha Anak, Normal atau Tidak?

26 May 2026
Bagikan:

Halo Sobat Sehat! Benjolan pada lipatan paha anak sering kali membuat orang tua merasa khawatir. Biasanya, benjolan ini bisa muncul secara tiba-tiba saat anak menangis, batuk, atau mengejan, lalu terlihat mengecil atau bahkan menghilang saat anak berbaring.

Kondisi seperti ini sering dikaitkan dengan hernia. Meskipun tidak selalu berbahaya, hernia pada anak tetap perlu mendapat perhatian khusus karena pada beberapa kasus dapat menyebabkan komplikasi jika tidak ditangani dengan baik.

Hernia sendiri adalah kondisi ketika sebagian organ di dalam perut menonjol keluar melalui celah atau bagian dinding otot yang lemah. Pada anak, hernia paling sering terjadi di daerah lipatan paha dan dikenal sebagai hernia inguinalis.

Apa Itu Hernia pada Anak?

Sobat Sehat, hernia pada anak adalah kondisi ketika jaringan atau bagian usus keluar melalui celah di dinding perut yang seharusnya tertutup rapat. Pada bayi dan anak-anak, kondisi ini biasanya sudah bawaan sejak lahir karena saluran yang seharusnya menutup setelah bayi lahir ternyata tidak menutup dengan sempurna.

Akibatnya, ketika tekanan di dalam perut meningkat misalnya pada saat bayi menangis, batuk, atau mengejan, bagian usus dapat terdorong keluar dan terlihat sebagai benjolan di lipatan paha atau di sekitar area selangkangan.

Kenapa Benjolan di Lipatan Paha Bisa Terjadi?

Pada masa kehamilan, testis pada bayi laki-laki turun dari dalam perut menuju kantong zakar melalui sebuah saluran kecil. Setelah proses ini selesai, secara alami saluran tersebut akan menutup dengan sendirinya.

Namun pada sebagian bayi, saluran ini tidak menutup sepenuhnya. Celah yang tersisa inilah yang memungkinkan bagian usus atau jaringan lain menonjol keluar ketika ada tekanan dari dalam perut. Hal inilah yang menyebabkan munculnya benjolan yang kita kenal sebagai hernia. Sobat Sehat perlu tahu, hernia juga bisa terjadi pada anak perempuan lho, meskipun kasusnya jauh lebih jarang dibandingkan pada anak laki-laki.

Tanda dan Gejala Hernia pada Anak

Beberapa tanda yang sering terlihat pada anak yang mengalami hernia antara lain:

  • Muncul benjolan di area lipatan paha atau selangkangan.

  • Benjolan terlihat lebih jelas saat anak sedang menangis, batuk, atau mengejan.

  • Benjolan bisa mengecil atau bahkan hilang saat anak dalam posisi berbaring.

  • Anak tampak tidak nyaman, gelisah, atau rewel.

Dalam beberapa kasus, benjolan tersebut dapat masuk kembali ke dalam perut dengan sendirinya atau dengan tekanan yang sangat ringan.

Kapan Hernia Menjadi Berbahaya?

Hernia bisa berubah menjadi kondisi darurat medis jika jaringan yang keluar tersebut terjepit dan tidak dapat kembali masuk ke dalam perut. Kondisi ini disebut sebagai hernia terjepit (inkarserata).

Sobat Sehat wajib waspada jika muncul tanda-tanda berikut:

  • Benjolan terasa keras dan tidak dapat didorong kembali ke dalam.

  • Anak tampak sangat kesakitan atau menangis terus-menerus tanpa henti.

  • Kulit di sekitar area benjolan tampak berubah kemerahan.

  • Anak mengalami muntah-muntah.

  • Perut anak tampak kembung atau membesar.

Jika tanda-tanda di atas muncul, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan atau IGD terdekat!

Cara Penanganan Hernia pada Anak

Berbeda dengan beberapa kondisi kesehatan lain yang bisa sembuh sendiri, hernia pada anak umumnya tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Penanganan utama yang dianjurkan adalah melalui tindakan operasi kecil untuk menutup celah pada dinding perut tersebut.

Sobat Sehat tidak perlu terlalu khawatir, operasi hernia pada anak merupakan prosedur yang sangat umum dilakukan dan aman apabila ditangani oleh dokter bedah anak. Tindakan ini bertujuan untuk mencegah usus keluar kembali serta menghindari komplikasi yang membahayakan nyawa. Pada sebagian kasus, dokter mungkin menyarankan agar operasi dilakukan sesegera mungkin setelah diagnosis ditegakkan.

Kapan Anak Harus Dibawa ke Dokter?

Sebagai orang tua, Sobat Sehat sebaiknya segera membawa buah hati ke dokter jika:

  • Menemukan benjolan di lipatan paha atau selangkangan anak.

  • Benjolan sering muncul saat anak menangis atau batuk.

  • Benjolan tidak mau menghilang meskipun anak sudah berbaring tenang.

  • Anak tampak kesakitan dan rewel.

  • Benjolan berubah menjadi keras atau warnanya kemerahan.

Pemeriksaan medis oleh dokter sangat penting untuk memastikan apakah benjolan tersebut benar-benar hernia atau disebabkan oleh kondisi lain.

 

Disunting Oleh: Hamidah Indrihapsari, SKM, MKM

Referensi

Kantor, N., et al. (2019). Laparoscopic versus open inguinal hernia repair in children. Pediatric Surgery International.

Sumual, A. R., & Yusran, M. (2022). Inguinal Hernia in Infant. e-CliniC Jurnal Kedokteran Tropis dan Penyakit Menular.

Yeap, E., Pacilli, M., & Nataraja, R. M. (2020). Inguinal hernias in children. Australian Journal of General Practice, 49(1-2), 38-43.
Informasi ini bukan pengganti konsultasi langsung dengan dokter.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tidak selalu. Benjolan juga bisa disebabkan oleh pembesaran kelenjar getah bening, kista, atau kondisi medis lainnya. Karena itulah, pemeriksaan langsung oleh dokter sangat penting untuk memastikan diagnosis.

Pada umumnya tidak. Hernia biasanya mutlak memerlukan tindakan operasi untuk menutup celah atau lubang di dinding perut secara permanen.

Operasi hernia termasuk ke dalam prosedur bedah yang sangat umum dan relatif aman, terutama jika dilakukan oleh dokter spesialis bedah anak yang berpengalaman.

Kemungkinan untuk kambuh memang selalu ada, tetapi kasus ini sangat jarang terjadi jika operasi dilakukan dengan teknik yang tepat.
Panggilan Darurat
Form Pengaduan
Chat AI
Chat WhatsApp
Memuat halaman
Asisten Virtual RSKS
Siap membantu Anda

Halo! Saya Asisten Virtual RS Kemenkes Surabaya. Ada yang bisa saya bantu?

💬 Anda bisa mengetik atau menggunakan suara (tap icon mic).
⚠️ Catatan: Riwayat chat akan otomatis terhapus dalam 3 hari. Simpan informasi penting Anda.